Piala Dunia 2026 memberikan pengalaman berharga bagi penyerang muda Timnas Prancis, Désiré Doué. Setelah mengawali turnamen sebagai pemain inti di bawah arahan pelatih Didier Deschamps, statusnya perlahan berubah seiring ketatnya persaingan di skuad Les Bleus.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Pemain andalan Paris Saint-Germain tersebut harus berbagi peran di sisi kiri penyerangan dengan rekan setimnya di klub, Bradley Barcola. Puncaknya terjadi saat ia dipercaya tampil sebagai starter dalam pertandingan perebutan tempat ketiga menghadapi Timnas Inggris yang berakhir dengan skor dramatis 4-6.
Dalam laga tersebut, penampilan babak pertama yang kurang optimal membuat Désiré Doué harus ditarik keluar saat turun minum. Pergantian ini sekaligus mencerminkan perjalanan turnamen yang cukup berliku bagi sang pemain muda secara individu.
Meski demikian, beberapa hari berselang setelah kekecewaan tersebut, sang pemain akhirnya memberikan tanggapan melalui akun media sosial pribadinya. Ia mencoba melihat turnamen akbar ini dari sudut pandang yang lebih luas dan konstruktif.
Melalui unggahan di Instagram, ia menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya. "Kami tentu berharap bisa meraih hasil lebih baik dari sekadar semifinal… Namun, saya akan tetap mengenang hal positif dari musim yang luar biasa ini, setelah berhasil meraih gelar Liga Champions kedua saya dan tampil di Piala Dunia pertama," tulisnya.
Ia juga menambahkan rasa bangganya terhadap kesempatan membela panji negara. "Saya merasa bangga dan bersyukur bisa mengenakan jersey ini dan memiliki kesempatan untuk mewakili negara saya. Saya yakin kami akan kembali dengan lebih kuat! Terima kasih atas dukungan kalian semua. Sampai jumpa lagi!"